JAKARTA, SINARPOS — Memasuki usia ke-15 tahun, Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI) terus menguatkan perannya sebagai wadah pengembangan kompetensi, jejaring, dan profesionalisme tenaga penjualan di Indonesia. Momentum tersebut akan diperingati melalui kegiatan bertajuk RISE STRONGER, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 November 2026, di Ballroom Aston Kemayoran City Hotel, Jakarta.
Bagi Ahmad Madani, Sekretaris Jenderal KOMISI yang juga dikenal sebagai praktisi pemasaran dan vokasi, perjalanan organisasi ini memiliki makna personal. Ia bergabung sebagai anggota KOMISI sejak 2011, kemudian mulai terlibat dalam kepengurusan pada 2012. Dari pengurus daerah hingga akhirnya dipercaya menjadi pengurus pusat, Madani menyaksikan bagaimana sebuah komunitas profesi dapat menjadi tempat belajar sekaligus membuka berbagai kesempatan pengembangan diri.
Perjalanan profesional Madani tidak berhenti pada pencapaian di bidang penjualan. Ia pernah meraih predikat Best Sales di perusahaan tempatnya bekerja, sebuah prestasi yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya. Namun, pengalaman bersama KOMISI justru memperluas pemahamannya bahwa keberhasilan seorang sales tidak cukup diukur dari kemampuan mencapai target atau menghasilkan transaksi.
"Ketika pertama kali bergabung dengan KOMISI pada 2011, tentu saya membawa pengalaman sebagai orang sales. Tetapi semakin lama terlibat, saya justru semakin banyak belajar tentang hal-hal yang sebelumnya tidak saya bayangkan. Mulai dari membangun networking, belajar berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, hingga mengembangkan kemampuan berbagi pengetahuan kepada orang lain," ungkap Madani.
Berbagai pengalaman tersebut kemudian turut membentuk arah kiprahnya di dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Madani kini aktif memberikan pelatihan, berbagi pengetahuan pemasaran, mendampingi siswa SMK, serta mendorong keterhubungan antara kompetensi yang diajarkan di sekolah dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Menurutnya, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa profesi sales memiliki potensi pengembangan karier yang jauh lebih luas daripada sekadar posisi penjualan. Pengalaman menghadapi pelanggan, membangun komunikasi, mengelola penolakan, serta memahami kebutuhan pasar merupakan modal penting yang dapat berkembang menjadi kompetensi kepemimpinan, pelatihan, pendidikan, hingga kewirausahaan.
Ketua Umum KOMISI, Indra Hadiwidjaja, CFP., menegaskan bahwa perjalanan organisasi selama 15 tahun perlu dimaknai sebagai upaya berkelanjutan membangun kualitas profesi sales di Indonesia.
"Selama 15 tahun, KOMISI ingin menjadi ruang bagi para profesional sales untuk saling belajar, memperluas koneksi, dan meningkatkan kapasitas diri. Kami percaya bahwa seorang sales memiliki kesempatan untuk terus berkembang, bukan hanya dalam pencapaian penjualan, tetapi juga dalam kepemimpinan, kemampuan komunikasi, dan kontribusi profesionalnya. Pengalaman seperti yang dijalani Madani menjadi salah satu gambaran bagaimana komunitas profesi dapat menghadirkan manfaat jangka panjang," ujar Indra.
Hal senada disampaikan Brando Tengdom, Ketua Umum Sales Director Indonesia (SDI), yang dijadwalkan hadir sebagai salah satu narasumber talkshow RISE STRONGER. Menurutnya, tantangan dunia penjualan menuntut para sales leader untuk terus mengembangkan kemampuan memimpin, beradaptasi, dan membangun tim.
"Tekanan dalam dunia penjualan merupakan sesuatu yang nyata. Namun, tekanan tersebut tidak harus selalu menjadi penghambat. Sales leader perlu memiliki kemampuan membaca perubahan, menjaga arah tim, dan mengubah tantangan menjadi kesempatan untuk berkembang. Forum seperti RISE STRONGER penting karena mempertemukan berbagai pengalaman dan perspektif yang dapat memperkaya cara kita memimpin organisasi penjualan," jelas Brando.
Mengangkat tema Bagaimana Mengubah Tekanan Menjadi Batu Loncatan Menuju Sukses Penjualan yang Lebih Besar, RISE STRONGER akan menghadirkan Dedy Budiman, M.Pd., sebagai pembicara utama, serta sesi talkshow bersama para praktisi dan pemimpin industri.
Kegiatan berlangsung pada pukul 11.30–17.30 WIB dengan investasi pendaftaran normal Rp750.000 per orang. Panitia menyediakan harga Early Bird Rp515.000 per orang hingga 7 November 2026, serta harga kelompok untuk pendaftaran lima atau sepuluh peserta. Biaya tersebut mencakup buku Rise Stronger, makan siang, coffee break, e-certificate, dan kesempatan networking.
Bagi Madani, peringatan 15 tahun KOMISI sekaligus menjadi pengingat bahwa investasi terbesar seorang profesional adalah kemauan untuk terus belajar dan tumbuh bersama orang lain.
"Dulu saya masuk KOMISI sebagai anggota yang ingin belajar. Hari ini, setelah melalui berbagai pengalaman dalam kepengurusan, saya semakin memahami bahwa apa yang kita pelajari dari sebuah komunitas bisa memberikan manfaat jauh melampaui pekerjaan yang sedang kita jalani. Itulah semangat yang ingin terus kita bangun melalui KOMISI," tutup Madani.
Informasi dan pendaftaran RISE STRONGER dapat diakses melalui https://s.id/komisi2026.(*)


Posting Komentar