PONOROGO, SINARPOS – Membangun Ponorogo tidak cukup hanya dengan gagasan, tetapi juga membutuhkan kebersamaan, keterbukaan, dan komunikasi lintas elemen. Semangat itulah yang terus dibangun Teguh Wiyono melalui silaturahmi dengan sejumlah tokoh dan kekuatan politik di Kabupaten Ponorogo.
Hal tersebut terlihat saat Teguh Wiyono bertemu Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ponorogo, Dr. Sakundoko, S.Pd., M.Pd., yang didampingi anggota DPRD Kabupaten Ponorogo dari PPP, Udin Irchamna, Selasa (29/9/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi ruang bertukar pikiran sekaligus membangun komunikasi mengenai masa depan Ponorogo.
Dalam pertemuan tersebut, Sakundoko menyambut baik pencalonan Teguh Wiyono sebagai calon Wakil Bupati Ponorogo untuk mendampingi Lisdyarita. Suasana akrab yang terbangun turut membuka ruang diskusi mengenai berbagai tantangan pembangunan serta harapan bagi kemajuan daerah.
Teguh Wiyono mengungkapkan, pertemuan dengan sejumlah tokoh dan elemen politik menjadi bagian dari upayanya menyerap aspirasi sekaligus memperkaya perspektif dalam merumuskan arah pembangunan Ponorogo.
"Hari ini kita bertemu Dr. Sakundoko, S.Pd., M.Pd., Ketua PPP Ponorogo, yang didampingi anggota DPRD Kabupaten Ponorogo dari PPP, Udin Irchamna," ungkap Teguh.
Ia mengaku memperoleh berbagai saran dan masukan dalam pertemuan tersebut, terutama terkait upaya mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Teguh, komunikasi yang terjalin secara terbuka merupakan fondasi penting dalam membangun collaborative leadership atau kepemimpinan kolaboratif. Melalui kebersamaan dan pertukaran gagasan, berbagai potensi dapat disinergikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
"Komunikasi seperti ini dengan berbagai pihak akan terus kami lakukan. Kami yakin, dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita mampu membangun daerah menjadi lebih baik pada masa yang akan datang," tuturnya.
Silaturahmi tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya membangun hubungan yang harmonis di tengah dinamika politik daerah. Bagi Teguh, perbedaan latar belakang maupun pandangan bukan menjadi penghalang untuk duduk bersama, berdiskusi, dan mencari titik temu demi kepentingan masyarakat.
Melalui komunikasi yang terus dibangun, Teguh berharap semakin banyak ruang kolaborasi yang terbuka, sehingga gagasan pembangunan dapat berkembang menjadi langkah konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat Ponorogo.

Posting Komentar