Dari Infrastruktur, Pendidikan Hingga Kesehatan, Teguh Wiyono Bicara Tentang Arah Pembangunan Ponorogo

PONOROGO, SINARPOS – Pembangunan sebuah daerah tidak selalu bermula dari sesuatu yang besar. Jalan yang semakin baik, fasilitas kesehatan yang lebih representatif, sekolah yang terus diperkuat hingga kesempatan pendidikan yang semakin terbuka, menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari.

Hal itu pula yang menjadi perhatian Teguh Wiyono saat berbicara mengenai arah pembangunan Kabupaten Ponorogo ke depan. Calon Wakil Bupati Ponorogo tersebut menilai, berbagai pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perlu terus mendapat dukungan.

“Kita senantiasa mendukung berbagai pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat Ponorogo,” papar Teguh Wiyono, Jumat (25/9/2026).

Menurut Teguh, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu bagian penting yang perlu mendapat perhatian. Infrastruktur memiliki kaitan dengan mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi sekaligus konektivitas antarkawasan.

Namun, pembangunan Ponorogo menurutnya tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur. Penguatan layanan dasar juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Ia menyebut sejumlah program yang telah dibawa ke Ponorogo, mulai dari revitalisasi puskesmas dan sekolah hingga program beasiswa untuk pendidikan ke luar negeri.

“Bahkan saat ini berbagai program telah dibawa ke Ponorogo, seperti revitalisasi puskesmas hingga sekolah, termasuk pemberian beasiswa hingga ke luar negeri. Ke depan tentu kita akan berupaya lebih besar lagi untuk kepentingan masyarakat Ponorogo,” paparnya.

Bagi Teguh, berbagai program tersebut dapat menjadi bagian dari long-term development yang memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat untuk berkembang. Pembangunan tidak hanya dilihat dari apa yang terbangun secara fisik, tetapi juga dari peluang yang tercipta bagi generasi mendatang.

Dalam melihat kebutuhan Ponorogo ke depan, Teguh juga menyerap berbagai masukan dari masyarakat. Tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda hingga organisasi kemasyarakatan disebut turut memberikan pandangan mengenai berbagai persoalan dan kebutuhan daerah.

Komunikasi dengan berbagai elemen tersebut, menurut Teguh, menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan pandangan mengenai arah pembangunan Ponorogo.

“Komunikasi dengan berbagai pihak telah terjalin dengan baik, sehingga ada titik temu dalam menentukan arah kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya.(dd)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca