PONOROGO, SINARPOS – Suasana menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mulai terasa di sejumlah sudut Kabupaten Ponorogo. Sejumlah banner berukuran jumbo terlihat menghiasi ruas-ruas jalan, menghadirkan nuansa welcome yang cukup mencuri perhatian masyarakat.
Salah satu banner tersebut menampilkan tulisan “Selamat Datang Presiden Prabowo Subianto di Bumi Reog Ponorogo”, lengkap dengan foto Presiden Prabowo Subianto.
Ada satu hal yang menarik perhatian dari banner tersebut. Selain ucapan selamat datang untuk Kepala Negara, terpampang pula foto dan nama Teguh Wiyono, Ketua Umum Pusat Pengembangan Santri Indonesia (P2SI).
Kehadiran banner itu seolah menjadi bagian dari public welcome menyambut kedatangan Presiden Prabowo ke Ponorogo. Bagi masyarakat, kunjungan seorang Presiden tentu menjadi momen tersendiri, terlebih kedatangan tersebut berkaitan dengan agenda besar peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).
“Tentu sebuah kehormatan bagi kami dengan kehadiran Bapak Presiden,” ujar Suratno, salah seorang warga Kota Ponorogo, Rabu (16/9/2026).
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam Resepsi Kesyukuran dan Reuni Akbar 100 Tahun Gontor di Pondok Modern Darussalam Gontor, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/9/2026).
Momentum tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan satu abad Gontor yang telah menjadi perhatian masyarakat luas. Atmosfer penyambutan pun mulai terlihat di berbagai titik, seiring semakin dekatnya agenda tersebut.
Sementara itu, kemunculan nama Teguh Wiyono dalam banner penyambutan Presiden turut menambah perhatian publik terhadap sosok yang dalam beberapa waktu terakhir juga disebut-sebut dalam bursa bakal calon wakil bupati Ponorogo.
Nama Teguh tengah menjadi salah satu figur yang diperbincangkan dalam dinamika pencarian pendamping Lisdyarita. Aktivitasnya melalui P2SI serta berbagai gagasan dan program yang berkaitan dengan pengembangan santri, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat turut membuat kiprahnya mendapat ruang dalam perbincangan publik Ponorogo.(dd)

Posting Komentar