PONOROGO, sinarpos - SMA Negeri 3 Ponorogo (SMAGA) kembali menorehkan capaian membanggakan dalam pelepasan siswa kelas XII tahun pelajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Edutorium Indraprasta SMAGA, Rabu (13/5/2026).
Sebanyak 384 siswa resmi dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Rinciannya terdiri dari 148 siswa laki-laki dan 236 siswa perempuan.
Tak hanya mencatat kelulusan sempurna, para lulusan SMAGA tahun ini juga berhasil menembus sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, mulai ITS, Unesa, UPN, Universitas Jember, hingga Fakultas Kedokteran.
Kepala SMAN 3 Ponorogo, Suratno, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas capaian para siswa yang dinilai merupakan hasil proses pendidikan dan pembinaan karakter yang konsisten dari para guru.
“Di balik kedisiplinan dan ketegasan bapak ibu guru, itu semua adalah bentuk kasih sayang dan kepedulian terhadap masa depan kalian,” ujarnya di hadapan ratusan siswa dan wali murid.
Dalam kesempatan tersebut, Suratno juga menegaskan komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program unggulan Smaga International Class Program (S-ICP). Program tersebut dinilai berhasil melahirkan siswa dengan prestasi akademik maupun nonakademik hingga tingkat internasional.
“SMAN 3 Ponorogo ingin terus menjadi sekolah yang santun, cerdas, berprestasi dan mendunia,” tegasnya.
Pada acara pelepasan tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah lulusan terbaik dari berbagai kategori.
Sherly Diah Rahma Putri dinobatkan sebagai lulusan terbaik S-ICP, Vina Windi Astuti sebagai lulusan terbaik Program Biomedis, Muhammad Fadil sebagai lulusan terbaik saintek, Anindya Yudisti Putri Madiha sebagai lulusan terbaik soshum, serta Safrina Fuadah sebagai aktivis tahfidz Alquran.
Sementara perhatian utama tertuju kepada Muhammad Dwi Pramana dari kelas 12F yang mendapat penghargaan sebagai siswa bertalenta.
Dwi berhasil mengharumkan nama sekolah di tingkat internasional setelah meraih Bronze Medal National Research Council of Thailand 2026. Selain itu, ia juga meraih berbagai prestasi nasional seperti Golden Ticket Universitas Negeri Malang, Juara 1 Film Pendek CIMB Niaga Nasional, Juara 1 Film Pendek RRI Nasional, serta Juara 3 Duta Genre Kabupaten Ponorogo.
Suasana haru turut mewarnai prosesi pelepasan saat perwakilan siswa menyampaikan pesan dan permohonan maaf kepada para guru.
Dalam pidatonya, siswa menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi para guru yang selama tiga tahun mendampingi dan membentuk karakter mereka.
“Dari bapak dan ibu guru, kami belajar tentang tanggung jawab, disiplin, kejujuran dan pantang menyerah,” ungkapnya.
Pelepasan siswa kelas XII SMAN 3 Ponorogo tahun ini menjadi gambaran keberhasilan sekolah dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Posting Komentar