Disokong Dana DBHCHT, Disnaker Ponorogo Gelar Pelatihan Kerja bagi 208 Peserta

Ponorogo, sinarpos — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ponorogo menggelar pelatihan kerja bagi para pencari kerja dengan dukungan pendanaan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Total ada 208 peserta yang mengikuti pelatihan, tersebar dalam 13 paket pelatihan yang dilaksanakan di tiga lembaga pelatihan kerja (LPK) mitra Disnaker.

Pelatihan menyasar lulusan SMA dan SMK yang sedang mencari pekerjaan. Jenis pelatihan yang ditawarkan antara lain tata busana, tata boga, make-up artist, administrasi perkantoran, hingga digital marketing.

"Setiap paket diikuti oleh 16 peserta dan berlangsung selama 10 hari. Pada hari ke-11, peserta menjalani uji kompetensi sebagai syarat memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” ujar Kepala Bidang Pelatihan Disnaker Ponorogo, Jekti Utami, saat ditemui Kamis (10/7/2025).

Menurut Jekti, sertifikasi dari BNSP diakui secara nasional bahkan tingkat Asia, sehingga menjadi nilai tambah bagi pencari kerja, terutama dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

“Pelatihan ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya saing angkatan kerja muda,” katanya.

Hingga Juli 2025, sebanyak enam dari 13 paket pelatihan telah selesai dilaksanakan. Para peserta dinyatakan lulus uji kompetensi dan telah mengantongi sertifikat. Sementara itu, tujuh paket pelatihan lainnya masih berlangsung.

“Antusiasme peserta cukup tinggi. Sebagian besar kuota langsung penuh sejak awal pendaftaran,” tambah Jekti.

Ia juga menuturkan bahwa materi pelatihan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan peserta. Hal ini diyakini membuat proses pelatihan berjalan lebih efektif. Salah satu indikatornya, sebanyak 60 persen peserta pelatihan tata busana telah terserap ke dunia kerja, baik di perusahaan lokal maupun luar daerah.

Lebih lanjut, Jekti menyebut, saat ini terdapat sekitar 80 LPK di Ponorogo yang berkontribusi dalam menekan angka pengangguran. Lembaga-lembaga tersebut secara rutin menggelar pelatihan untuk kebutuhan kerja baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Setiap tahun, ribuan pencari kerja yang telah mengikuti pelatihan melaporkan progresnya ke Disnaker,” tutupnya.(adv/dd)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca