Kejurkab Ponorogo 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Porprov Jatim

PONOROGO, sinarpos – Semangat pembinaan olahraga di Kabupaten Ponorogo kembali bergulir. Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Ponorogo 2026 resmi dibuka di Stadion Batoro Katong, Kamis (18/6/2026), sebagai ajang untuk menjaring atlet-atlet potensial yang diproyeksikan memperkuat daerah pada berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

Pembukaan Kejurkab berlangsung meriah dan dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita, Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus KONI, serta ratusan atlet dari 19 cabang olahraga yang akan berkompetisi.

Ketua KONI Ponorogo, Sugiri Heru Sangoko, menilai Kejurkab bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian penting dari proses pembinaan olahraga prestasi. Melalui kompetisi ini, KONI berharap mampu menemukan atlet-atlet berbakat yang dapat dipersiapkan secara berkelanjutan untuk menghadapi event olahraga tingkat provinsi hingga nasional.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo atas dukungan yang terus diberikan terhadap pembinaan olahraga, termasuk melalui alokasi anggaran penyelenggaraan Kejurkab.

"Kami berharap seluruh pertandingan berlangsung sportif dan fair play. Kejurkab harus menjadi ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga lahir atlet-atlet berkualitas yang mampu membawa nama Ponorogo berprestasi di Porprov Jawa Timur maupun kejuaraan lainnya," ujar Heru.

Sebanyak 19 cabang olahraga dipertandingkan dalam Kejurkab 2026. Hasil dari kejuaraan ini akan menjadi salah satu dasar bagi KONI Ponorogo dalam menyusun program pembinaan sekaligus menentukan atlet yang berpotensi masuk dalam pemusatan latihan menuju ajang yang lebih tinggi.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan Kejurkab sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengasah mental bertanding.

"Selamat bertanding. Tunjukkan bahwa atlet-atlet Ponorogo mampu berprestasi, memiliki daya saing, dan selalu menjunjung tinggi sportivitas," pesannya.

Lisdyarita juga memastikan Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga prestasi. Menurutnya, peningkatan kualitas atlet harus diiringi dengan dukungan pembinaan yang berkesinambungan, termasuk melalui penguatan anggaran bagi KONI sesuai kemampuan keuangan daerah.

Melalui Kejurkab 2026, Ponorogo tidak hanya menggelar kompetisi, tetapi juga menegaskan komitmennya membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Harapannya, dari arena inilah akan lahir atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Timur hingga nasional.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca